KONSELING KRISTEN YANG EFEKTIF
I. DATA BUKU:
Judul Buku : KONSELING KRISTEN YANG EFEKTIF
Penulis : Dr. Gary R. Collins
Penerbit : Seminari Alkitab Asia Tenggara
Tempat Terbit : Malang
Tahun Terbit : 1989
Buku Yang Dibaca : Hal 1-12
Membaca Tanggal : 22 Agustus 2012
II. INTI BUKU:
Arti Konseling Kristen
Konseling adalah hubungan timbal balik antara dua individu, yaitu konselor yang berusaha menolong atau membimbing dan konsele yang membutuhkan pengertian untuk mengatasi persoalan yang dihadapinya. Dalam hal ini seorang konselor Kristen akan berusaha mengaplikasikan kebenaran firman Tuhan atas persoalan-persoalan hidup ini.
Keunikan Konseling Kristen
Ada tiga alasan yaitu:
1. Orang Kristen percaya bahwa Allah yang menciptakan langit, bumi serta segala isinya, dan menolong segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kuasa. (Ibrani 1:1-3)
2. Konseling Kristen memunyai misi yang khusus yaitu memerkenalkan Tuhan Yesus sebagai Juruselamat pribadi dan Penebus dosa dan memulai hidup baru yang dipimpin oleh Roh Kudus. Konselor Kristen tidak saja menuntut kemajuan rohani konsele, tetapi kehidupan rohani konselor sendiri harus mencerminkan suatu teladan dalam tingkah laku, perkataan, kasih, kesetiaan, dan dalamkesetiaan (1 Tim 4:12)
3. Konseling Kristen memunyai metode yang unik yaitu berdasarkan dengan prinsip-prinsip Alkitab. Di samping itu konselor dapat berdoa dengan konsele, menguatkan hatinya melalui pembacaan firman Tuhan dan memerhatikan hal-hal rohani yang dpaat menolong pertumbuhan iman konsele.
Misi, Amanat Agung dan Konseling Kristen
Orang-orang yang datang untuk minta bimbingan mengalami masalah yang kompleks, baik jasmani, gejala-gejala kejiwaan maupun kebutuhan rohani. Karena itu, jangan kita menekankan hal yang spiritual dan melupakan yang lain, yang juga harus diatasi; ataupun sebaliknya. Hukum utama (dalam Markus 12:30-31) dan Amanat Agung (Matius 28:19-20), keduanya mengajarkan kepada kita untuk melihat atau memfokuskan diri pada seluruh keberadaan manusia dan kebutuhannya.
Psikologi Sekuler dan Konseling Kristen
Dunia konseling dapat dibagi menjadi tiga yaitu:
1. Directive-approaches : Konselor dipandang sebagai seorang ahli yang dapat menganalisis persoalan, mengerti akan pemecahannya dan mampu mengkomunikasikan jalan keluar kepada konsele.
2. Permessive-approaches : Konsele diberi kesempatan untuk mengatasi persoalnya sendiri, yaitu memberi kebebasan pada mereka untuk menggumulinya.
3. Interactional-approaches : Konselor dan konsele mendiskusikan persoalan, dalam hubungan mereka yagn equal, sehingga keduanya dapat mengambil keputusan yang tepat.
Dalam konseling Kristen harus menggunakan cara dimana Kristus dipermuliakan dan sesuai dengan kebenaran Alkitab, namun juga jangan gegabah menuduh pendekatan yang dilakukan konselor atau teori lain sebagai hal yang sesat. Pemikiran yang kurang sensitif dan membanggakan teorinya sendiri, seringkali juga merupakan hambatan dalam konseling Kristen, merugikan konsele, dan tidak memuliakan Tuhan.
Gereja dan Konseling Kristen
Gereja adalah tubuh Kristus, persekutuan orang percaya. Tanda orang percaya dan menjadi murid-Nya adalah jikalau mereka saling mengasihi (Yohanes 13:35). Jadi tanggung jawab gereja yag paling utama adalah untuk menolong orang lain. Konseling adalah salah satu karunia khusus yag diberikan Tuhan kepada orang-orang percaya untuk membangun gereja dan menguatkan tiap individu. (Roma 12:8). Walaupun demikian, tetapi setiap orang Kristen memunyai tugas untuk menolong orang lain. (Galatia 6:1,2,10; Kolose 3:12-14). Jadi jelaslah, bahwa orang Kristen memunyai tugas utnuk pergi, menghibur dan melayani orang lain dengan kasih, dan konseling adalah salah satu jalan.
4. KOMENTAR:
Dari apa yang sudah penulis pelajari, penulis mencoba untuk membandingakan antara Konseling Sekuler dengan Konseling Kristen. Perbedaannya antara lain:
No. Konseling Sekuler Konseling Kristen
1. Tujuan dari konseling yaitu memperbaiki dan mengubah sikap Tidak hanya memperbaiki dan mengubah sikap tetapi juga dibawa kepada pengenalan hidup yang sejati yaitu dengan memercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
2. Proses konseling adalah pemulihan bagi jiwa konsele Proses konseling adalah pemulihan secara holistik bagi konsele yaitu tidak hanya jiwa tetapi juga spiritualnya.
3. Hanya orang tertentu yang bisa melakukan konseling kepada orang lain, karena membutuhkan orang yang ahli. Setiap orang percaya diharapkan bisa melakukan proses konseling, sehingga bisa saling menolong satu dengan yang lain
4. Konseling berdasarkan dengan ilmu jiwa Konseling dilakukan berdasarkan dengan kebenaran Alkitab / firman Tuhan
5. Konseling merupakan ilmu yang dipelajari Konselinga adalah salah satu karunia khusus kepada orang-orang percaya untuk membangun gereja dan menguatkan tiap individu
Jadi dalam Konseling Kristen kita perlu belajar dari cara Tuhan Yesus dalam melakukan konseling. Sebagai konselor yang perlu diperhatikan adalah membawa konsele kita untuk percaya kepada Tuhan Yesus dan membawa kehidupan rohani mereka untuk semakin dekat kepada Tuhan. Seorang Konselor Kristen adalah sebagai pelaku dari misi Allah dan juga Amanat Agung.
Judul Buku : KONSELING KRISTEN YANG EFEKTIF
Penulis : Dr. Gary R. Collins
Penerbit : Seminari Alkitab Asia Tenggara
Tempat Terbit : Malang
Tahun Terbit : 1989
Buku Yang Dibaca : Hal 1-12
Membaca Tanggal : 22 Agustus 2012
II. INTI BUKU:
Arti Konseling Kristen
Konseling adalah hubungan timbal balik antara dua individu, yaitu konselor yang berusaha menolong atau membimbing dan konsele yang membutuhkan pengertian untuk mengatasi persoalan yang dihadapinya. Dalam hal ini seorang konselor Kristen akan berusaha mengaplikasikan kebenaran firman Tuhan atas persoalan-persoalan hidup ini.
Keunikan Konseling Kristen
Ada tiga alasan yaitu:
1. Orang Kristen percaya bahwa Allah yang menciptakan langit, bumi serta segala isinya, dan menolong segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kuasa. (Ibrani 1:1-3)
2. Konseling Kristen memunyai misi yang khusus yaitu memerkenalkan Tuhan Yesus sebagai Juruselamat pribadi dan Penebus dosa dan memulai hidup baru yang dipimpin oleh Roh Kudus. Konselor Kristen tidak saja menuntut kemajuan rohani konsele, tetapi kehidupan rohani konselor sendiri harus mencerminkan suatu teladan dalam tingkah laku, perkataan, kasih, kesetiaan, dan dalamkesetiaan (1 Tim 4:12)
3. Konseling Kristen memunyai metode yang unik yaitu berdasarkan dengan prinsip-prinsip Alkitab. Di samping itu konselor dapat berdoa dengan konsele, menguatkan hatinya melalui pembacaan firman Tuhan dan memerhatikan hal-hal rohani yang dpaat menolong pertumbuhan iman konsele.
Misi, Amanat Agung dan Konseling Kristen
Orang-orang yang datang untuk minta bimbingan mengalami masalah yang kompleks, baik jasmani, gejala-gejala kejiwaan maupun kebutuhan rohani. Karena itu, jangan kita menekankan hal yang spiritual dan melupakan yang lain, yang juga harus diatasi; ataupun sebaliknya. Hukum utama (dalam Markus 12:30-31) dan Amanat Agung (Matius 28:19-20), keduanya mengajarkan kepada kita untuk melihat atau memfokuskan diri pada seluruh keberadaan manusia dan kebutuhannya.
Psikologi Sekuler dan Konseling Kristen
Dunia konseling dapat dibagi menjadi tiga yaitu:
1. Directive-approaches : Konselor dipandang sebagai seorang ahli yang dapat menganalisis persoalan, mengerti akan pemecahannya dan mampu mengkomunikasikan jalan keluar kepada konsele.
2. Permessive-approaches : Konsele diberi kesempatan untuk mengatasi persoalnya sendiri, yaitu memberi kebebasan pada mereka untuk menggumulinya.
3. Interactional-approaches : Konselor dan konsele mendiskusikan persoalan, dalam hubungan mereka yagn equal, sehingga keduanya dapat mengambil keputusan yang tepat.
Dalam konseling Kristen harus menggunakan cara dimana Kristus dipermuliakan dan sesuai dengan kebenaran Alkitab, namun juga jangan gegabah menuduh pendekatan yang dilakukan konselor atau teori lain sebagai hal yang sesat. Pemikiran yang kurang sensitif dan membanggakan teorinya sendiri, seringkali juga merupakan hambatan dalam konseling Kristen, merugikan konsele, dan tidak memuliakan Tuhan.
Gereja dan Konseling Kristen
Gereja adalah tubuh Kristus, persekutuan orang percaya. Tanda orang percaya dan menjadi murid-Nya adalah jikalau mereka saling mengasihi (Yohanes 13:35). Jadi tanggung jawab gereja yag paling utama adalah untuk menolong orang lain. Konseling adalah salah satu karunia khusus yag diberikan Tuhan kepada orang-orang percaya untuk membangun gereja dan menguatkan tiap individu. (Roma 12:8). Walaupun demikian, tetapi setiap orang Kristen memunyai tugas untuk menolong orang lain. (Galatia 6:1,2,10; Kolose 3:12-14). Jadi jelaslah, bahwa orang Kristen memunyai tugas utnuk pergi, menghibur dan melayani orang lain dengan kasih, dan konseling adalah salah satu jalan.
4. KOMENTAR:
Dari apa yang sudah penulis pelajari, penulis mencoba untuk membandingakan antara Konseling Sekuler dengan Konseling Kristen. Perbedaannya antara lain:
No. Konseling Sekuler Konseling Kristen
1. Tujuan dari konseling yaitu memperbaiki dan mengubah sikap Tidak hanya memperbaiki dan mengubah sikap tetapi juga dibawa kepada pengenalan hidup yang sejati yaitu dengan memercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
2. Proses konseling adalah pemulihan bagi jiwa konsele Proses konseling adalah pemulihan secara holistik bagi konsele yaitu tidak hanya jiwa tetapi juga spiritualnya.
3. Hanya orang tertentu yang bisa melakukan konseling kepada orang lain, karena membutuhkan orang yang ahli. Setiap orang percaya diharapkan bisa melakukan proses konseling, sehingga bisa saling menolong satu dengan yang lain
4. Konseling berdasarkan dengan ilmu jiwa Konseling dilakukan berdasarkan dengan kebenaran Alkitab / firman Tuhan
5. Konseling merupakan ilmu yang dipelajari Konselinga adalah salah satu karunia khusus kepada orang-orang percaya untuk membangun gereja dan menguatkan tiap individu
Jadi dalam Konseling Kristen kita perlu belajar dari cara Tuhan Yesus dalam melakukan konseling. Sebagai konselor yang perlu diperhatikan adalah membawa konsele kita untuk percaya kepada Tuhan Yesus dan membawa kehidupan rohani mereka untuk semakin dekat kepada Tuhan. Seorang Konselor Kristen adalah sebagai pelaku dari misi Allah dan juga Amanat Agung.

shalom ,
BalasHapusthanks untuk media baru sangat membantu keterbatasan waktu ke perpus serta ketersediaan buku yang terbatas,
tapi sedikit saran kurang luas dalam pembahasannya , contoh saya sedang mencari bahan tentang konseling dalam gereja namun tidak begitu serius untuk di singgung,
thanks GBU